METODE GRANADA



Nama Dan Tujuan Metode Granada



Nama Metode :

Metode dengan sistem 8 jam bisa menerjemahkan Al-Qur’an ini dinamakan metode GRANADA. Granada adalah sebuah kota di Spanyol yang pernah manjadi pusat ilmu pengetahuan dan gerakan terjemah (harokatut tarjamah) buku-buku ilmu pengetahuan sedunia di masa kejayaan Islam (abad VII - XII). Dengan dinamainya "Granada", penyusun berharap kepada Allah S.W.T. agar metode ini bisa memberikan sumbangan bagi kebangkitan dan kejayaan Islam dan kaum muslimin.



Tujuan Metode Granada:



A. Tujuan Khusus :



1. Menghilangkan pendapat bahwa bahasa Al-Qur’an sulit. Pendapat ini harus segera dihilangkan, sebab jika tidak, akan terjadi stagnasi (kemandegan) pemahaman terhadap Al-Qur’an, jika tidak dikatakan sebagai bentuk pemasungan terhadap usaha untuk memahami pesan-pesan Al-Qur’an



2. Peserta didik mengetahui perubahan kata dalam bahasa Al-Qur’an dengan baik



3. Peserta didik mampu dan lihai membuka kamus untuk mengetahui makna dari lafadh-lafadh yang dicarinya



4. Peserta didik mengetahui pola kalimat dalam bahasa Al-Qur’an dan mampu menerjemahkannya



5. Peserta didik bisa mengungkap pesan-pesan Al-Quran dengan baik setelah mengetahui terjemahnya, baik secara harfiyah maupun maknawiyah



6. Peserta didik lebih khusyu’ beribadah dan lebih santun dalam tingkah laku dengan mengetahui pesan-pesan Allah secara langsung dari Al-Qur’an.



B. Tujuan Umum :



1. Memasyarakatkan bahasa Al-Qur’an dan pesan-pesan-Nya



2. Melaksanakan kewajiban menyebarkan ilmu-ilmu syariat yang antara lain ilmu tafsir. Sebab terjemah Al-Qur’an adalah bagian dari, dan proses menuju, tafsir.






http://www.kamus-alquran.com



( 021-60621771 / 08129194349 )